Senin, 26 Desember 2016

Video Kompilasi Strategi Pembelajaran Inkuiri pada Film Negeri 5 Menara


Sabtu, 01 Oktober 2016

Ucapan Tahun Baru Islam



Buka mata buka yang jalan baru
pandang impian berkaca masa lalu
bahagia jalan utama
hari ini ku songsong pribadi baru
nuansa baru ku harap selalu
luka-luka lalu lenyap disamudera biru
maaf-maaf tertabur disemesta
hajatkan itu pada mereka
ucap kasih tak lupa jua
sebab tiada cerita yang tak bermakna
terimakasih telah melukis pelangi dihidupku
cerita baikmu kan terkenang selalu


MQ_002/10/: 10.35
Teruntuk: Keluarga, sahabat atau siapapun yang mengenalku


Jumat, 30 September 2016

Puisi Hati

Berkaca Cermin

Surya menantang dunia
Bertengger hingga senja melenyapnya
Awan hitam jangan dilupa
Airmatanya berarti pula
Dunia haus tanpanya
Tiada wujud yang tak bermakna
Semua ada berdaya guna
Hidup sendiri kan abadi
Haaahh... Jangan mimpi!!
Hidup sendiri kan bahagia
Haaahh... Jangan berfatamorgana!!
Hidup mati diurus sendiri
Haaahh... jasad bisa jalan sendiri!!
Berkacalah pada cermin
Sesungguhnya ia tiada berdusta
Wajah satu akan jadi dua

Bukti bahwa tiada wujud sanggup berdiri sendiri


MQ_01/10/16: 08.25

Puisi Rindu

Malam Membiru

Demi sebuah kerinduan..
menahun tinggal di sebidang ruang berkepala lima
bertemu karena takdir baik Tuhan
bersatu mengikat sebagai saudara tak satu darah
Demi sebuah kerinduan..
sejuta kerlip bintang berhasil menghias di sepanjang malam
bukti kasih yang didapat gelak tawa petang merindu senja
tahun itu bukti sejarah ku buka
Demi sebuah kerinduan..
tak pernah jiwa larut dalam kebencian
meski beradu perbedaan dalam lima pikiran
hanya singkat terasa dan takkan bertahan lama ia bersarang
Entah kini melena dalam kerinduan..
hingga membandingkan kenangan dengan kenyataan
bulan kini bersaksi bisu akan jeritan kalbu
yang seolah menunggu kalbu itu akan berlagu sendu
Entah karena sang malam hati terasa tertahan
menahan teguran yang menampar tanpa tahu letak khilaf
akan terasa baik bilamana diabaikan
manusia luhur pun akan bertemu kerikil
seharum seindah seelok bunga mawar ia tetap memiliki duri
Berkaca dalam cermin dunia..
jangan berharap surga hadir diujung mata.


MQ_22.09, 30/09/16